Pemain Uruguay Luis Suarez mengacungkan jempolnya dari balkon hotel tempat tim Uruguay menginap di Natal, Brazil, Kamis (26/6). Suarez dijatuhi hukuman larangan bermain terbesar yang pernah diberlakukan di Piala Dunia Kamis kemarin, atas tindakan kontroversialnya menggigit lawan saat bertanding melawan Italia. (ANTARA FOTO/REUTERS/Leo Carioca/ox/14.)
Kosovo tidak termasuk dalam wilayah hukuman Suarez, lantaran negara itu belum menjadi anggota resmi UEFA ataupun FIFA, sehingga secara teori penyerang Uruguay itu bisa bermain di Liga Super mereka.
Hajvalia mengajukan penawaran tersebut lewat sebuah surat kepada penyerang Liverpool itu.
"Akan menjadi langkah besar bagi kami dapat mendatangkan pemain terkenal di Kosovo," kata Presiden Hajvalia Xhavit Pacolli kepada AFP.
"Hal itu bukan hanya berarti banyak bagi kami, tetapi juga kepada sepak bola Kosovo secara keseluruhan," ujarnya.
Pacolli mengatakan timnya dapat memberi Suarez bayaran sebesar 1.500 euro (setara 2.048 dolar AS) per bulan, sementara Liverpool akan mendapat kompensasi sebesar 30.000 euro untuk biaya transfer empat bulan Suarez di Kosovo.
"Jumlah tersebut mungkin terdengar lucu bagi dia, tapi itu sebanyak-banyaknya yang bisa kami tawarkan. Dan tawaran ini lebih besar manfaatnya bagi kami dibandingkan buat dia," kata Pacolli.
"Kami berharap ia dapat menerima tawaran untuk bermain sedikitnya satu pertandingan saja, demi memperlihatkan kepada kami bagaimana sepak bola kelas dunia," ujarnya.
Hajlavia, sepanjang enam musim, bermarkas di wilayah suburban ibu kota Kosovo, Pristina.
Klub itu dimiliki oleh seorang jutawan produser musik sekaligus penyanyi folk kenamaan Mehedin Pergjegjaj.
Kosovo menyatakan kemerdekaannya dari Serbia pada 2008, dan meski telah diakui oleh lebih dari 100 negara, mereka belum mendapatkan tempat di sejumlah organisasi internasional.
Bahkan Uruguay sendiri belum mengakui kemerdekaan Kosovo.
Suarez diusir dari Piala Dunia 2014 Brasil lantaran menggigit pemain belakang Italia Giorgio Chiellini saat laga pamungkas Uruguay di fase penyisihan Grup D.
Ia dijatuhi empat bulan larangan bersentuhan dengan aktivitas sepak bola serta absen dari sembilan laga internasional.(*)
from ANTARA News - Olahraga http://ift.tt/1jDcdlU
via IFTTT
0 comments:
Post a Comment