"Ini merupakan puncak permainanan anak-anak. Hari ini kami paceklik kemenangan. Tapi secara umum anak-anak bermain lebih bagus dibandingkan awal musim ini saat menahan imbang Mitra Kukar dikandangnya," katanya di Jayapura, Papua, Jumat malam.
Jacksen mengatakan jalannya pertandingan pada babak pertama berjalan lamban tetapi timnya bisa mencetak gol dan dibalas oleh tim tamu.
"Tetapi di babak kedua, setelah mendapatkan evaluasi dan motivasi Boaz TE Salossa dan kawan-kawan mencoba memaksamilkan hasil akhir terbukti dengan 30 menit akhir bisa mengurung pertahanan lawan," katanya.
Mantan pelatih Pesiter Ternate dan Persitara Jakarta Utara itu mengatakan jika saja sejumlah peluang emas yang didapatkan oleh Boaz, Pahabol dan Robertino dapat dimanfaatkan, kemungkinan timnya bisa meraih kemenangan.
"Hanya saja itu, anak-anak mungkin belum fokus. Ini siklus biasa dalam sebuah tim, jika sebelumnya bermain bagus maka laga selanjutnya belum bisa normal," katanya.
Jacksen mengatakan, pemain asuhannya hanya mampu bermain imbang mungkin disebabkan waktu istirahat yang kurang selama beberapa hari terakhir ini.
"Anak-anak masih terbawa laga AFC. Kita juga kurang istirahat. Tapi kami akan fokus untuk dua laga away melawan Persela Lamongan dan Persepam Madura United pada 2 dan 5 September. Besok kami sudah berangkat," katanya.
Dengan hasil imbang, Persipura membukukan poin 36, sama dengan pemuncak klasemen sementara Persebaya Surabaya.
"Kami tetap diperingkat kedua, di bawah Persebaya yang memiliki gol memasukan lebih baik dari kami," katanya.
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © 2014
from ANTARA News - Olahraga http://ift.tt/XXUPUP
via IFTTT
0 comments:
Post a Comment