Garnett mencetak lima angka, delapan "rebound", dan dua "block" bagi Timberwolves, yang membukukan kemenangan kedua mereka dalam tiga pertandingan.
Kevin Martin memimpin Timberwolves dengan 28 angka hasil 10 dari 15 upaya tembakannya, Andrew Wiggins menambah 19 angka dan Nikola Pekovic menyumbang 15 angka dan 13 "rebound".
Washington sempat meraih keunggulan 15 angka pada awal pertandingan tapi kemudian menelan kekalahan kelimanya secara beruntun.
Otto Porter memimpin Wizards dengan 13 angka, Nene mencetak 12 angka, dan Garrett Temple menjaringkan 11 angka.
Malam itu menjadi milik Garnett, yang kembali mengenakan kostum klub Timberwolves untuk pertama kalinya sejak 2007, setelah pindah dari Brooklyn Nets.
Sejak meniggalkan Minnesota, Garnett sudah memenangi gelar NBA pada 2008 bersama Boston Celtics.
Tapi pemain 38 tahun Garnett kini bergabung kembali ke tim T-Wolves, yang tidak berhasil ke "playoffs" sejak kepergiannya itu.
Tim itu menempati tempat terakhir di Wilayah Barat, tapi berharap kepemimpinan Garnett dapat membantu para pemain muda berbakat yang mereka punya untuk belajar bersaing.
Garnett mendapat penghormatan dengan penayangan video ketika perkenalan pemain dan menerima sambutan meriah penonton sambil berdiri.
Setelah itu sesuatu turun dengan cepat. Martin kehilangan bola dalam penguasaan pertama Timberwolves dan tim tuan rumah tidak mencetak angka selama lebih dari separuh waktu periode pertama sebelum Pekovic mencetak tembakan pertamanya, sebuah "layupp" saat waktu menunjukkan 5:27 yang membuat kedudukan menjadi 3-13.
Permainan tiga angka Marcin Gortat memberi Washington keunggulan 15 angka, sebelum Timberwolves bertarung untuk bangkit memperkecil ketinggalan menjadi 11-20 setelah kuarter pertama.
Mencetak angka 8-0 pada kuarter kedua membuat Minnesota hanya tertinggal satu angka dan kemudian mereka menyamakan kedudukan 42-42 pada paruh pertama.
Sebuah "dunk" Wiggins yang membuka kuarter ketiga memberi Minnesota keunggulan pertama dalam pertandingan itu. Dia mencetak tujuh angka dalam kurang dari satu menit kemudian saat secara perlahan mengambil kendali.
Timberwolves menyelesaikan pertandingan dengan selisih terbesar mereka dalam kemenangan musim ini, melewati kemenangan 16 angka atas New York Knicks pada November lalu. Demikian laporan AFP.
(Uu.I015/T004)
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2015
from ANTARA News - Olahraga http://ift.tt/1AaYRUC
via IFTTT
0 comments:
Post a Comment