CEO Southampton Gareth Rogers mengatakan angka-angka tersebut menunjukkan klub memiliki neraca keuangan yang sehat dan klub memiliki pondasi untuk berkembang.
"Kami percaya klub ini terkelola dengan baik, klub sepakbola yang terstruktur dengan baik yang berhasil di dalam dan luar lapangan," kata Gareth Rogers kepada Reuters, Rabu.
Southampton yang berada di peringkat keenam klasemen Liga Utama Inggris juga melaporkan total pendapatannya meningkat menjadi 106 juta pound, sebelumnya sebesar 71,8 juta pound.
Southampton mengatakan peningkatan laba merupakan hasil dari naiknya kontrak hak siar dari 46,9 juta pound menjadi 79,4 juta pound pada musim kompetisi 2013-2014. Naiknya pendapatan juga berimbas pada melonjaknya anggaran gaji pemain dari 41,4 juta pound menjadi 55,2 juta pound per musim.
Kepala keuangan David Bence mengatakan klub telah berkembang kendati sempat diprediksi mengalami degradasi setelah melakukan aksi jual pemain kunci pada musim panas lalu.
"Keuntungan yang berasal dari penjualan kontrak pemain selama bursa transfer musim panas 2014 telah diinvestasikan kembali ke dalam biaya transfer, gaji pemain, dan biaya yang berhubungan dengan sepakbola, untuk mendukung musim 2014/15," tambah David Bence.
Southampton mengalami krisis pada tahun 2009 setelah menghabiskan banyak dana untuk Stadium St Mary setelah terdegradasi dari Liga Premier pada tahun 2005.
Penerjemah: Alviansyah Pasaribu
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2015
from ANTARA News - Olahraga http://ift.tt/1xW2m7j
via IFTTT
0 comments:
Post a Comment